Dalam acara yang juga dihadiri Sekda Jateng Sumarno dan CEO IESR Fabby Tumiwa ini, Disperindag Jateng turut menandatangani kerja sama dengan Amdatara.
Kolaborasi ini menargetkan pendampingan bagi 1.000 industri kecil dan menengah (IKM) agar bertransformasi menjadi industri hijau selambatnya pada 2027.
July menambahkan, pelaksanaan Jateng Green Industrial Summit 2026 sepenuhnya didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Sucofindo dan Amdatara sebagai mitra strategis.
“Ini murni dari kemitraan tanpa dana APBD,” pungkasnya. (*)