Konten Semarang
Regional

Pemprov Jateng Buka Ruang Dialog soal Rencana Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

Pemprov Jateng siap menjembatani aspirasi warga terkait rencana panas bumi Gunung Ungaran yang berpotensi menghasilkan 55 MW energi.

Pemprov Jateng Buka Ruang Dialog soal Rencana Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran
Pemprov Jateng Buka Ruang Dialog soal Rencana Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

KONTENSEMARANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan siap menjadi penghubung antara masyarakat Kabupaten Semarang dan pemerintah terkait rencana pengembangan energi panas bumi atau geothermal di kawasan Gunung Ungaran.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, Pemprov Jateng akan membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, kekhawatiran, maupun keberatan terhadap rencana proyek energi terbarukan tersebut.

"jadi  ini kan keputusan izin dari pemerintah pusat. Jadi kita saat ini masih mendalami, kita di pemerintah provinsi siap menjembatani aspirasi masyarakat," kata Taj Yasin Maimoen usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jateng, Semarang, Kamis, 3 September 2026.

Menurut Taj Yasin, berbagai kekhawatiran yang disampaikan masyarakat perlu mendapat perhatian dan dibahas secara terbuka.

Hal itu diperlukan untuk mencari jalan keluar yang dapat mengakomodasi kepentingan masyarakat maupun rencana pengembangan energi.

Saat ini, Pemprov Jateng masih mengumpulkan serta mempelajari sejumlah data teknis terkait potensi dan dampak pengembangan panas bumi di kawasan tersebut. Kajian tersebut diperlukan sebagai bahan untuk melihat kondisi di lapangan secara lebih menyeluruh.

Taj Yasin menuturkan, pemerintah pusat tengah mendorong pemanfaatan energi hijau sebagai bagian dari pengembangan energi terbarukan. Namun, upaya tersebut menurutnya harus tetap mempertimbangkan keberlangsungan lingkungan.

Ia menegaskan, pemanfaatan potensi energi panas bumi tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan ekosistem.

Setiap tahapan pengembangan harus memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan energi dan perlindungan lingkungan.

Gus Yasin juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan dalam setiap kegiatan pertambangan maupun energi yang berada di sekitar kawasan permukiman. Kepentingan serta kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi proyek juga harus menjadi perhatian.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 1 dari 2

Artikel Selanjutnya

Gubernur Luthfi Pulihkan Bansos Lansia Pekalongan yang Terdampak Penyalahgunaan KTP
Regional • 04 September 2026

Gubernur Luthfi Pulihkan Bansos Lansia Pekalongan yang Terdampak Penyalahgunaan KTP

Rekomendasi Redaksi