Konten Semarang
Semarang

Panen Jagung GP Ansor, Agustina Dorong Pemuda Majukan Pertanian

Agustina mengapresiasi panen raya jagung GP Ansor di Mijen sebagai bukti peran pemuda dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

Panen Jagung GP Ansor, Agustina Dorong Pemuda Majukan Pertanian
Panen Jagung GP Ansor, Agustina Dorong Pemuda Majukan Pertanian

KONTENSEMARANG.COMWali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengapresiasi Panen Raya Jagung binaan PC GP Ansor Kota Semarang yang digelar di lahan pertanian Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Minggu (5/7). 

Kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti nyata kontribusi organisasi kepemudaan dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Agustina mengatakan, keberhasilan GP Ansor mengembangkan lahan pertanian menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan tidak hanya berperan dalam pembinaan karakter dan kehidupan sosial-keagamaan, tetapi juga mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi melalui sektor pertanian.

"Panen raya ini bukan sekadar memanen jagung, tetapi memanen semangat gotong royong, kemandirian, dan kepedulian terhadap masa depan pangan kita. Saya mengapresiasi GP Ansor Kota Semarang yang telah menunjukkan bahwa generasi muda mampu mengambil peran nyata dalam pembangunan melalui sektor pertanian," ujar Agustina.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi fondasi penting bagi Kota Semarang dalam menghadapi tantangan, mulai dari perubahan iklim hingga dinamika ekonomi global.

Karena itu, Pemerintah Kota Semarang terus mendorong optimalisasi lahan produktif, penguatan kelompok tani, serta peningkatan partisipasi generasi muda di sektor pertanian.

"Ketahanan pangan tidak bisa dibangun oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Apa yang dilakukan GP Ansor hari ini merupakan contoh bagaimana organisasi kemasyarakatan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan masyarakat," lanjutnya.

Ia menambahkan, gerakan yang diinisiasi GP Ansor selaras dengan arah pembangunan Kota Semarang dalam RPJMD 2025–2029, khususnya pada penguatan ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Agustina juga menilai sektor pertanian harus semakin diminati generasi muda dengan dukungan inovasi, teknologi, dan penguatan kelembagaan agar mampu menciptakan peluang usaha sekaligus menjaga ketersediaan pangan.

"Kami ingin semakin banyak anak muda yang melihat pertanian sebagai sektor yang modern, produktif, dan menjanjikan. Ketika pemuda turun ke sawah dengan ilmu, inovasi, dan semangat kewirausahaan, maka masa depan pangan Kota Semarang akan semakin kuat," katanya.

Ketua PC GP Ansor Kota Semarang, Arif Rahman, mengatakan panen raya tersebut merupakan hasil program pemberdayaan lahan binaan yang dikelola bersama kader Ansor dan Banser di sektor pertanian.

Jagung yang dipanen akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan unggas untuk memperkuat rantai pasok pangan sekaligus mendukung sektor peternakan di Kota Semarang.

Menurut Arif, kegiatan tersebut membuktikan organisasi kepemudaan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

"Hari ini kami tidak hanya memanen jagung, tetapi juga memanen hasil dari semangat gotong royong, kerja keras, dan kolaborasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa kader-kader Ansor mampu berkarya di sektor pertanian dan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.

Arif menambahkan, GP Ansor ingin menghadirkan organisasi yang aktif tidak hanya di bidang keagamaan, sosial, dan kebangsaan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap sinergi dengan Pemerintah Kota Semarang terus diperkuat, termasuk melalui pemanfaatan lahan milik pemerintah yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan pertanian produktif.

"Kami percaya bahwa lahan yang belum produktif dapat menjadi sumber kesejahteraan apabila dikelola secara baik. GP Ansor siap bekerja, siap mengelola, dan siap bertanggung jawab apabila diberi kesempatan untuk bersama-sama mengoptimalkan aset daerah demi kemanfaatan masyarakat," tegasnya.

Panen raya tersebut merupakan bagian dari implementasi Gerakan Patriot Ketahanan Pangan yang dikembangkan GP Ansor secara nasional di bawah kepemimpinan Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin.

Melalui program tersebut, kader Ansor didorong mengembangkan sektor pertanian, peternakan, dan berbagai usaha produktif sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.

Agustina berharap keberhasilan panen jagung di Tambangan dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak kawasan pertanian produktif yang dikelola masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan di Kota Semarang.

"Semoga gerakan ini terus berkembang, tidak berhenti pada satu kali panen. Mari kita jadikan lahan-lahan produktif sebagai sumber kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus membangun kemandirian ekonomi dari tingkat lokal," pungkas Agustina. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Menampilkan semua halaman artikel.

Artikel Selanjutnya

Jelang MTQ Nasional, Agustina Teguhkan Semarang Kota Religius
Semarang • 06 Juli 2026

Jelang MTQ Nasional, Agustina Teguhkan Semarang Kota Religius

Rekomendasi Redaksi