Konten Semarang
Regional

Pasar Raya TBJT 2025 Resmi Dibuka, Jadi Wadah Pelestarian Budaya dan Kreativitas Generasi Muda

Pasar Raya TBJT 2025 di Solo resmi dibuka, hadirkan ratusan seniman, stan kuliner jadul, dan pertunjukan budaya lintas provinsi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Sadimin, sebelumnya menyampaikan bahwa Pasar Raya TBJT 2025 melibatkan lebih dari 400 pelaku seni. 

Di antaranya 200-an seniman rupa, 70 kelompok seni pertunjukan, 61 grup musik pelajar dan umum, tiga museum, serta lebih dari 80 UMKM lokal.

Kepala TBJT, Suratno, menambahkan bahwa edisi tahun ini terasa lebih istimewa karena kehadiran 30 stan kuliner jadul yang membawa suasana nostalgia. 

“Selain pameran seni rupa dan fotografi, ada pertunjukan tari, teater, musik lesung, hingga barongsai dan reog. Pecas Ndahe pun tampil di hari pembukaan,” ujarnya.

Tak hanya seniman lokal, event ini juga diikuti oleh perwakilan dari lima provinsi lain: Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Banten, dan Kalimantan Tengah. Keterlibatan lintas daerah ini menambah semarak sekaligus memperkuat jejaring seni budaya nasional.

Pasar Raya TBJT 2025 juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah yang jatuh pada 19 Agustus mendatang. Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menjaga kesinambungan ekosistem budaya di tengah gempuran modernisasi.

Halaman 2 dari 2