“Untuk mendapatkan hadiah Business Case Competition, peserta harus melalui beberapa tahapan. Misalnya, pemenang di tingkat UNNES akan memperoleh uang pembinaan dan tabungan emas. Selanjutnya, para pemenang akan dipertandingkan dengan pemenang dari kampus lainnya. Setelah itu, pemenang terbaik berkesempatan mendapatkan Beasiswa Pegadaian,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNNES, Prof. Dr. Zaenuri, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun Pegadaian bersama dunia pendidikan melalui kompetisi tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan di bidang ekonomi dan keuangan.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkolaborasi, berinovasi, dan menghasilkan gagasan yang berdampak bagi masyarakat. Harapannya, mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi dunia industri dan masyarakat,” ujar Prof. Zaenuri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan fakultas dan lembaga di lingkungan UNNES, mulai dari dekan berbagai fakultas, Ketua LPPM, Ketua LPPP, hingga Direktur Direktorat Akademik, Kemahasiswaan, dan Konservasi.