Pemkot Semarang pun berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem layanan informasi agar lebih mudah diakses, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan Kota Semarang, Mukhamad Khadik, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi sebagai fondasi kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Ia mengibaratkan layanan pemerintah seperti warung makan yang menyajikan menu dan harga secara terbuka, sehingga pembeli merasa nyaman dan percaya.
“Kalau informasinya jelas dan terbuka, masyarakat akan percaya. Tapi kalau tertutup, bisa menimbulkan kecurigaan,” tuturnya.
Mukhamad Khadik menambahkan bahwa apresiasi ini bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses berkelanjutan untuk membangun budaya transparansi di lingkungan pemerintahan Kota Semarang.