Sebelum keberangkatan, seluruh sopir menjalani pemeriksaan kesehatan dan armada bus juga diperiksa kelayakannya guna memastikan keselamatan perjalanan.
Danang menambahkan, minat masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Banyak peserta menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang atas penyelenggaraan mudik gratis tersebut.
“Itu tadi pada senang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bu Wali Kota, pada bikin video juga tadi,” kata dia.
Selain arus mudik, Pemkot Semarang juga menyiapkan layanan arus balik dengan lima armada bus yang dijadwalkan berangkat dari Semarang menuju Jakarta pada 26 Maret 2026 malam.
Program ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap warganya di perantauan.
“Kalau untuk pendanaan sendiri, diambil dari APBD. Jadi Pemkot Semarang memang men-support, menjemput kemudian memberikan kemudahan layanan kepada warganya yang merantau,” pungkas Danang. (*)