Konten Semarang
Semarang

Pemkot Semarang Perkuat Keselamatan Jalan di Kawasan Silayur yang Rawan Kecelakaan

Pemkot Semarang memperkuat keselamatan jalan di kawasan Silayur melalui rekayasa lalu lintas dan pengawasan kendaraan berat.

Selain itu, Pemkot Semarang juga memasang portal pembatas kendaraan berat guna membatasi kendaraan yang tidak sesuai ketentuan melintas di kawasan Silayur. Pengawasan lapangan diperkuat melalui penempatan petugas dan posko portabel di sejumlah titik.

Upaya lain yang dilakukan adalah mengurangi hambatan samping melalui penutupan beberapa titik putar balik atau u-turn di kawasan Silayur, termasuk di sekitar Ruko Taman Ngaliyan, Rumah Sakit Permata Medika, hingga Citadel Square.

Dalam penanganan kawasan tersebut, sejumlah OPD terlibat secara terpadu. Dinas Perhubungan Kota Semarang bertugas melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas, pemasangan perlengkapan jalan, pengaturan kendaraan berat, serta pengawasan lapangan.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum melakukan kajian teknis terkait geometrik jalan dan penanganan infrastruktur pendukung. Adapun Bappeda Kota Semarang terlibat dalam sinkronisasi pengembangan wilayah Semarang Barat agar tetap memperhatikan aspek keselamatan transportasi.

Pemerintah Kota Semarang juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk melakukan evaluasi sistem lalu lintas serta pengawasan kendaraan berat di jalur Silayur.

“Penanganan Silayur tidak bisa dilakukan secara instan karena menyangkut kondisi topografi, pertumbuhan kawasan, lalu lintas logistik, hingga kebutuhan penataan ruang jalan. Tetapi kami memastikan penanganan terus berjalan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” tegas Agustina.

Pemkot Semarang mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk mematuhi aturan tonase, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, dan menaati jam operasional yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.

Halaman 2 dari 2