“Terutama program-program strategis, prioritasnya kepada layanan dasar yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” katanya.
Selain itu, Luthfi juga mendorong penguatan layanan promotif dan preventif, salah satunya melalui program dokter spesialis keliling (Speling) yang diinisiasi Pemprov Jateng.
Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Irma, menambahkan bahwa sinergi program Speling dengan BPJS Kesehatan terus ditingkatkan guna memperluas akses layanan.
Pemprov Jateng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, pemerintah kabupaten/kota, serta fasilitas kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin merata, berkualitas, dan inklusif. (*)