Konten Semarang
Regional

Pemprov Jateng Gelar 333 Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Pemprov Jateng Intensifkan Gerakan Pangan Murah, 333 Kali Digelar untuk Tekan Harga Bapok

"Ini menjadi model bagi kita agar keterjangkauan harga ini bisa dijangkau oleh masyarakat kita,” kata Luthfi saat membuka dan meninjau Gerakan Pangan Murah Serentak di halaman Kantor Kecamatan Semarang Barat.

Menurutnya, harga bahan pokok di Jawa Tengah secara umum masih stabil.

Namun kenaikan cukup tinggi terjadi pada komoditas cabai yang saat ini rata-rata mencapai Rp81.000 per kilogram atau sekitar 42,2 persen di atas harga acuan pemerintah (HAP) sebesar Rp57.000 per kilogram.

Program Gerakan Pangan Murah ini juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Sejumlah warga mengaku terbantu karena harga kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan di pasar.

"Belanja sayur, minyak, sama beras. Harganya miring. Minyakita biasanya Rp 19 ribu sampai Rp20 ribu, di sini dapat Rp15.500. Beras biasanya yang premium Rp16.000 per kilogram, di sini Rp62.500 per 5 kilogram," ujar Eni warga Semarang Barat. (*)

Halaman 2 dari 2