KONTENSEMARANG.COM – Program Beasiswa Santri yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih membuka pendaftaran hingga Juli 2026.
Hingga pertengahan Mei ini, tercatat sebanyak 825 santri telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut, baik untuk studi di dalam maupun luar negeri.
"Berdasarkan data, yang sudah daftar sekitar 825 orang santri baik untuk sekolah di luar negeri maupun dalam negeri," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen di sela acara Muwaadah Pengukuhan dan Pelepasan Peserta Didik Kelas IX & XII MTs MA Nahdlatul Muslimin, Undaan Kidul, Kabupaten Kudus Tahun Ajaran 2026 pada Minggu, 17 Mei 2026.
Taj Yasin berharap para penerima beasiswa nantinya dapat menempuh pendidikan dengan baik dan mengamalkan ilmu yang diperoleh setelah menyelesaikan studi.
"Ilmunya bisa dimanfaatkan untuk melengkapi keilmuan yang ada di pondok pesantren," ujarnya.
Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026 sendiri resmi dibuka oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP).
Mengusung semangat “Ngopeni Nglakoni”, program ini menyediakan bantuan pendidikan mulai jenjang vokasi hingga doktoral atau S3, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
Berdasarkan jadwal resmi, pendaftaran beasiswa santri vokasi dan S1 dalam negeri dibuka sejak 18 Februari hingga 10 Juli 2026.
Tahapan seleksi akan berlangsung pada 13 Juli sampai 1 Agustus 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 3 Agustus 2026.
Sementara itu, pendaftaran untuk program luar negeri memiliki waktu lebih singkat.