Hal senada disampaikan Adam, perwakilan dari PT Selalu Cinta Indonesia, yang telah berinvestasi di sektor industri padat karya di Kota Salatiga dan Kabupaten Temanggung. Perusahaan tersebut mempekerjakan ribuan tenaga kerja untuk produksi alas kaki.
Adam berharap adanya pengembangan moda transportasi publik dari kawasan pemukiman menuju sentra industri agar akses pekerja menjadi lebih mudah dan aman.
“Transportasi publik seperti bus harus ditingkatkan. Hal ini penting agar para pekerja tidak hanya mengandalkan sepeda motor,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan komitmen pemerintah provinsi untuk mengembangkan layanan Bus Trans Jateng agar lebih menjangkau titik-titik industri dan kawasan hunian masyarakat.
“Transportasi akan terus kami perluas dengan berkoordinasi dengan trayek yang sudah ada agar bisa bersinergi,” kata Luthfi.
Luthfi juga menekankan berbagai keunggulan Jawa Tengah sebagai wilayah tujuan investasi, mulai dari kemudahan perizinan, jaminan keamanan, hingga potensi keuntungan secara ekonomi.
Ia menyebut bahwa Jawa Tengah memiliki sumber daya manusia terlatih yang dibekali melalui Balai Latihan Kerja (BLK), serta sumber daya alam yang masih sangat potensial untuk dikembangkan.