Peternakan ini menggunakan bibit sapi PO Kebumen atau dikenal sebagai Majapahitan.
Salah satu sapi unggulan terus dikawinkan untuk menghasilkan anakan dengan nilai jual tinggi.
"Jadi beternak sapi itu sesuatu yang menyenangkan, menggembirakan, menggairahkan, dan tentu saja menguntungkan. Mas Hermawan ini contoh bagaimana anak muda bisa berkreasi, bekerja keras, berinovasi dan bisa menghasilkan sesuatu. Ini inspirasi bagi kita semua," katanya.
Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa Jawa Tengah telah memiliki peta jalan pembangunan sebagai daerah penopang ketahanan pangan nasional.
Ia menegaskan pentingnya memperbanyak peternakan berkualitas guna mendukung target tersebut.
"Tahun ini roadmap (peta jalan) kita adalah swasembada pangan. Produktivitas hasil pertanian dan peternakan harus kita dorong agar bisa mencukupi kebutuhan sendiri dan daerah lain di Indonesia," katanya.
Selain itu, Jawa Tengah juga tengah menyiapkan proyek Mega Farm di Kabupaten Brebes.
Kehadiran peternakan modern dengan hasil berkualitas diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi pengembangan sektor peternakan ke depan. (*)