Sesi ketiga menjadi bagian paling praktis, yakni latihan teknik pernapasan mindfulness.
Dalam sesi ini, peserta diajak mempraktikkan teknik sederhana yang efektif untuk meredakan ketegangan, meningkatkan konsentrasi, serta membantu pengelolaan emosi.
Sepanjang kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari keaktifan dalam diskusi serta keterlibatan dalam sesi praktik.
Interaksi yang terjalin antara narasumber dan peserta juga menjadi indikator keberhasilan kegiatan ini.
Melalui program ini, diharapkan peserta tidak hanya memahami konsep secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Dengan demikian, upaya menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak positif pada kinerja pegawai.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam aspek kesehatan mental di sektor publik. (*)