Konten Semarang
Regional

Run for Rivers di Pekalongan, Ahmad Luthfi Ajak Warga Perangi Sampah Sungai

KONTENSEMARANG.COM — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno mengikuti kegiatan Run for Rivers di Kota Pekalongan, Kamis, 7 Mei 2026. Kota Pekalongan menjadi salah satu titik persinggahan organisasi nirlaba Su...

Menurutnya, produksi sampah di Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 6,3 juta ton.

Namun, baru sekitar 30 persen yang mampu diolah, sementara sisanya masih belum tertangani.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya pembangunan pengolahan sampah berbasis refuse derived fuel (RDF) atau pengubahan sampah menjadi energi alternatif.

Selain itu juga disiapkan pengolahan sampah sistem aglomerasi di wilayah Semarang Raya, Pekalongan Raya, dan Tegal Raya, serta pengolahan regional di Soloraya dan Magelang Raya.

"Pemerintah Provinsi tidak bisa bekerja sendiri, maka seluruh kabupaten/kota kita dorong untuk membuat MoU guna mereduksi simpul-simpul sampah," katanya.

Luthfi menambahkan, penanganan sampah juga harus dimulai dari tingkat rumah tangga melalui kebiasaan memilah sampah.

Menurutnya, penyelesaian persoalan sampah harus dilakukan berjenjang dari lingkungan terkecil hingga tingkat desa dan kelurahan.

"Kita harus menangani sampah itu dengan komprehensif. Dari mulai hulu hingga hilir itu harus kita selesaikan," jelasnya.

Sementara itu, salah satu pendiri Sungai Watch, Sam Benchegib, menyebut hari ke-41 perjalanan lari dari Bali menuju Jakarta terasa spesial karena diikuti langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Plt Bupati Pekalongan Sukirman, serta ratusan peserta dari berbagai komunitas.

"Ini lari untuk menjaga sungai di Indonesia. Sampai sekarang semua sungai di Indonesia ada sampahnya. Semoga perjalanan ini bisa menginspirasi pemerintah untuk membersihkan sungai," katanya.

Halaman 2 dari 3