"Bagi kami, para pengusaha warung Indomie bukan hanya sekedar mitra usaha tetapi merupakan keluarga besar yang telah tumbuh bersama Indomie. Senyum Bapak Ibu sekalian yang akan kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami," lanjutnya.
Perwakilan pemudik, Babe Karsa, mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut, terutama sebagai perantau asal Jawa Barat yang mencari nafkah di Semarang.
" Saya warga Jawa Barat mencari nafkah di Semarang. Alhamdulillah Pak Gubernur mengizinkan. Sekarang saya bisa menafkahi anak-anak saya, dan juga bisa dekat dengan para mahasiswa," ujarnya.
Salah satu peserta lainnya, Umam, mengaku telah 12 tahun merantau di Jawa Tengah dan mengelola sejumlah Warmindo di Salatiga dan Kota Semarang. Ia menilai program ini sangat membantu.
"Lumayan sekali, bisa meringankan karena gratis," katanya.
Di sisi lain, Pemprov Jawa Tengah juga menjalankan program Mudik Gratis 2026 bertema “Mudik Gampang Balik Tenang” dengan total 348 armada bus.
Rinciannya, 325 bus diberangkatkan dari Jakarta dengan 16.186 pemudik, serta 23 bus dari Bandung dengan 1.133 pemudik.
Selain itu, mudik gratis menggunakan kereta api juga disiapkan dengan kuota sekitar 1.288 kursi yang akan diberangkatkan pada Selasa (17/3/2026). (*)