Prof. Dr. Phil. Ichwan Azhari, M.S. menilai penyelamatan situs-situs maritim Nusantara merupakan agenda nasional untuk menjaga bukti kejayaan peradaban bahari Indonesia.
Adapun Prof. Dr. Suryadi, M.A. dari Leiden University, Belanda, menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam digitalisasi dan repatriasi arsip kolonial yang masih tersimpan di berbagai lembaga di Belanda sebagai bagian dari rekonstruksi sejarah kota-kota maritim Indonesia.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan artefak dan arsip peradaban maritim koleksi Dr. Jimmy Lassang Manahara Siahaan, M.CP kepada Pemerintah Kota Semarang.
Selain itu, Rumah Sejarah Medan menyerahkan Warisan Sejarah Surat Kabar Semarang Tahun 1858–1942 kepada Pemerintah Kota Semarang sebagai bagian dari pengembangan Semarang City Archive.
Pemerintah Kota Semarang menyatakan pelestarian sejarah akan terus menjadi bagian dari strategi pembangunan kota untuk memperkuat identitas serta meningkatkan daya saing Semarang sebagai kota maritim. (*)