Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mengembangkan organisasi serta memperkuat gerakan Semarang Xtreme.
Sebanyak 29 orang dilantik dalam kepengurusan baru SNEX, mulai dari ketua umum hingga jajaran divisi. Struktur tersebut juga dilengkapi sejumlah bidang yang tidak hanya berfokus pada aktivitas sepak bola.
SNEX memiliki divisi sosial dan keagamaan yang menjadi wadah kegiatan organisasi di luar dukungan terhadap PSIS. Selain itu, terdapat divisi kreasi yang dapat dimanfaatkan anggota untuk menyalurkan kreativitas.
Adapun divisi nonverbal merupakan salah satu bidang baru yang dibentuk untuk mengembangkan sumber pemasukan kas organisasi melalui kegiatan di luar sepak bola.
Fredy menegaskan SNEX akan memberikan dukungan secara maksimal kepada PSIS sepanjang tahun ini. Target utamanya adalah ikut mengawal perjuangan tim agar dapat kembali berkompetisi di Liga 1.
"Kalau untuk program kami, kami untuk tahun ini akan all out mendukung PSIS Semarang karena salah satu yang menunjang untuk PSIS menjadi Liga 1 adalah finansial yang utama," ujarnya.
SNEX sebelumnya juga telah melakukan audiensi dengan manajemen PSIS untuk membahas perkembangan tim dan kondisi para pemain.
Dalam pertemuan tersebut, suporter turut menyampaikan sejumlah masukan, termasuk usulan mengenai pemain yang dinilai dapat menjadi bagian dari tim.
Ke depan, SNEX berencana terus memantau perkembangan PSIS dan membuka komunikasi lanjutan dengan manajemen.
Dukungan serta masukan akan disampaikan melalui audiensi sebagai bagian dari kontribusi suporter terhadap perjalanan klub.