Konten Semarang
Semarang

Dua Pejabat Pemkot Semarang Bertukar Posisi, Agustina Minta Data Warga Diperkuat

Agustina merotasi dua pejabat Pemkot Semarang dan meminta penguatan data kependudukan serta manajemen talenta ASN untuk layanan publik.

Dua Pejabat Pemkot Semarang Bertukar Posisi, Agustina Minta Data Warga Diperkuat
Dua Pejabat Pemkot Semarang Bertukar Posisi, Agustina Minta Data Warga Diperkuat

KONTENSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti merotasi dua pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di lingkungan Pemkot Semarang, Senin (21/9/2026).

Dalam rotasi tersebut, Joko Hartono yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang kini ditugaskan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang.

Sementara posisi Kepala BKPP yang sebelumnya ditempati Joko kini dipercayakan kepada Yudi Hardianto Wibowo. Sebelumnya, Yudi menjabat sebagai Kepala Disdukcapil Kota Semarang.

Usai pelantikan, Agustina meminta kedua pejabat tersebut segera beradaptasi dengan tanggung jawab baru serta mampu memastikan organisasi yang dipimpin berjalan efektif.

Ia menggambarkan pimpinan perangkat daerah layaknya seorang nakhoda yang harus memahami arah perjalanan, mengatur seluruh awak, sekaligus menjalankan strategi pemerintahan.

"Panjenengan harus memahami arah pembangunan Kota Semarang, membaca persoalan dengan cermat, mengambil keputusan yang tepat dan menggerakkan jajaran untuk bekerja bersama," ujar Agustina.

Agustina menegaskan, Disdukcapil maupun BKPP memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar menjalankan urusan administratif. Kedua organisasi tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kualitas kebijakan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, data kependudukan merupakan salah satu pijakan penting dalam menentukan berbagai kebijakan pemerintah. Informasi tersebut dibutuhkan untuk menyusun program di bidang pendidikan, kesehatan, bantuan sosial hingga pelayanan publik.

"Di balik satu KTP, di balik satu KK, ada hak seseorang untuk mengakses pendidikan, kesehatan, pekerjaan yang layak, bantuan sosial hingga berbagai layanan pemerintah," tegasnya.

Karena itu, Agustina meminta pejabat baru di Disdukcapil memastikan data kependudukan diperbarui secara berkala. Akurasi data diperlukan agar program pembangunan dapat menyasar kelompok masyarakat yang tepat.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 1 dari 2

Artikel Selanjutnya

Wali Kota Semarang Gandeng KNPI Dorong Pengembangan Wisata dan Budaya Berbasis Kampung
Semarang • 22 September 2026

Wali Kota Semarang Gandeng KNPI Dorong Pengembangan Wisata dan Budaya Berbasis Kampung

Rekomendasi Redaksi