Dalam catatannya, setiap tahun terdapat sekitar 2.000 santri di Jawa Tengah yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz.
Pemprov Jateng pun siap mengalokasikan anggaran untuk mendukung program tersebut.
Sementara itu, salah satu penerima, Nisvia Nurlaila, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan pemerintah.
Ia berkomitmen memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak.
"Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat lagi mempelajari Al Quran," ujarnya.
Nisvia menyelesaikan hafalan 30 juz dalam waktu sekitar tujuh tahun, sementara rekannya, Khairani, mampu menuntaskannya dalam tiga tahun.
Saat ini, keduanya tengah menempuh pendidikan di MA NU Darussaadah Kebumen. (*)