Konten Semarang
Semarang

TKD Turun Rp442 Miliar, Pemkot Semarang Pastikan Program Prioritas Tetap Berjalan

Pemkot Semarang hadapi pemangkasan TKD Rp442 miliar, Wali Kota Agustina pastikan program prioritas tetap berjalan dengan strategi fiskal adaptif.

- Tahun 2027: pengembangan sektor ekonomi, pariwisata, dan ekonomi kerakyatan.

- Tahun 2028: pembangunan infrastruktur strategis kota.

- Tahun 2029: penguatan daya saing daerah untuk mendukung perekonomian kota. 

Target akhirnya pada 2030 adalah menjadikan Semarang sebagai pusat ekonomi yang maju, berkeadilan, berkelanjutan, dan inklusif. 

Sebagai informasi, TKD merupakan dana dari APBN yang disalurkan ke daerah, meliputi DAU, DAK, DBH, dana desa, dana otonomi khusus, dana keistimewaan, hingga insentif fiskal. Dalam APBN 2026, total TKD untuk 38 provinsi ditetapkan Rp693 triliun, lebih rendah dibandingkan Rp848,52 triliun pada 2025. 

Kebijakan efisiensi ini berlaku di seluruh daerah, termasuk Kota Semarang. Menurut Agustina, situasi ini harus disikapi dengan bijak sebagai momentum menuju kemandirian fiskal daerah. “Ini proses menuju daerah yang lebih mandiri,” pungkasnya. 

Halaman 2 dari 2