“Penelitian beliau tidak hanya berhenti pada paten, tetapi benar-benar dihilirisasi dan diterapkan di berbagai daerah. Ini kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, LPPM USM juga memberikan reward khusus kepada Dr Edi. Prof Mudjiastuti berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak peneliti inovatif di lingkungan USM.
“Harapannya akan muncul Pak Edi yang lain, yang penelitiannya berpatent dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan inovasi yang terus berkembang dan dukungan penuh dari universitas, USM menegaskan posisinya sebagai kampus yang aktif menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan dan kebutuhan masyarakat luas.