Lebih jauh dari sekadar mencari penyebab kematian Anggun, Pemkot Semarang bertekad membenahi kualitas manajemen satwa di Semarang Zoo.
Evaluasi mendalam akan menyasar prosedur kesehatan, standar klinis, dan pengawasan harian agar setiap hewan mendapat jaminan kelayakan hidup dan perawatan terbaik.
"Hasil penyelidikan nanti akan menjadi pelajaran penting bagi pengelola dalam meningkatkan standar perawatan satwa di Semarang Zoo," kata Agustina.
Sebagai informasi, harimau putih bernama Anggun tersebut dikabarkan mati dengan dugaan awal akibat komplikasi pasca-pembiusan (anestesi) yang berujung pada abses dan infeksi. Namun, validitas dari dugaan ini masih didalami sembari menantikan rilis hasil investigasi resmi. (*)