Pemkot kini mewajibkan operator melakukan uji kelayakan pada seluruh armada yang akan kembali dikontrak mulai Januari mendatang. Agustina bahkan meminta untuk melihat langsung proses pengujian.
“Bukan saya suudzon, bahwa bus-nya tidak datang tetapi suratnya keluar. Saya ingin melihat sendiri bagaimana bus itu diuji dengan sebenar-benarnya karena ini untuk keselamatan penumpang,” tegasnya.
Karena kontrak baru akan berjalan mulai Januari, Pemkot memberikan waktu kepada operator untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan armada.
“Kalau ada apa-apa, misalnya tidak lolos, silakan diperbaiki dulu. Ke dua tidak lolos, silakan diperbaiki. Ke tiga tidak lolos, ya sudah, kalian harus ganti bus ini. Bus yang ini tidak boleh jalan, bus ini boleh jalan. Seperti itulah,” ujarnya.