Nawal Yasin Borong Produk UMKM di Bazar Ipemi, Pengrajin Lokal Sumringah

Nawal Yasin Borong Produk UMKM di Bazar Ipemi, Pengrajin Lokal Sumringah
Nawal Yasin Borong Produk UMKM di Bazar Ipemi, Pengrajin Lokal Sumringah

KONTENSEMARANG.COM – Para pengrajin UMKM tampak bahagia saat produk handmade mereka dibeli oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, dalam bazar UMKM yang digelar Ikatan Perempuan Muslimah Indonesia (Ipemi) Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Rabu (1/4/2026), diisi dengan peninjauan stan oleh Nawal sekaligus pembelian sejumlah produk unggulan, seperti batik Pekalongan, kain lurik khas Klaten, hingga aneka produk makanan UMKM.

Bazar tersebut digelar bersamaan dengan Pemilihan Duta Muslimah Preneur Jateng 2026 dan menghadirkan beragam produk, mulai dari busana batik, kain lurik, aksesoris, hingga kuliner khas daerah.

Produk yang ditampilkan sebagian besar merupakan hasil kerajinan handmade dengan ciri khas lokal.

Salah satu pengrajin batik Pekalongan, Ika dari Tiifany Batik, mengaku senang karena produknya dibeli langsung oleh istri Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Ia juga mengapresiasi Dekranasda dan Ipemi Jateng yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu, Nawal membeli tujuh produk milik Ika berupa daster dan gamis bermotif batik. Produk tersebut merupakan hasil karya pengrajin lokal yang diproduksi secara manual.

“Terima kasih Ibu Nawal sudah membeli produk kami. Ini semua produk lokal, kita mewadahi pengrajin batik, yang secara prosesnya pakai handmade ya, batik cap gitu,” ucap Ika.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memperluas promosi UMKM, terutama dari wilayah pedesaan agar semakin dikenal masyarakat luas.

“UMKM di desa-desa atau di daerah-daerah itu produk-produknya sebenarnya bagus. Tapi kita kurang diperkenalkan ke kota-kota lain. Dengan kesempatan seperti ini kan masyarakat akan tahu, bahwa produk Pekalongan atau daerah mana itu punya ciri khas masing-masing kayak gitu,” beber Ika.

Hal serupa juga disampaikan pengrajin asal Klaten. Ketua PD Ipemi Klaten, Erlyn Eko Yustini, mengatakan pihaknya membawa berbagai produk seperti batik tulis shibori, kain lurik, serta aneka makanan.

“Tadi Ibu Nawal beli satu set baju batik terus ada beberapa kain (lurik) gitu. Kalau batik ini kan shibori dan ada batik tulisnya, jadi kita memang menjaga batik itu tetap handmade ya,” beber dia.

Erlyn menambahkan, Ipemi Klaten terus mendorong pelaku usaha mikro untuk mempertahankan keunikan produk melalui proses produksi manual berbasis keterampilan pengrajin.

“Harapannya kita tetap di-support, mungkin dengan bazar-bazar, pameran, terus dari instansi-instansi juga bisa order ke UMKM-UMKM, jadi semua bisa bergerak gitu,” harap Erlyn.

Sementara itu, Nawal Arafah Yasin menyampaikan, sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, pemberdayaan UMKM perlu terus diperkuat karena berperan penting dalam mendorong perekonomian daerah.

Ia juga berharap Dekranasda dan Ipemi Jateng terus berkolaborasi tidak hanya dalam memfasilitasi, tetapi juga membina pelaku UMKM perempuan secara berkelanjutan.

“Pengusaha muslimah di Jawa Tengah turut andil dalam mendampingi kemandirian pelaku UMKM perempuan. Mudah-mudahan Ipemi dapat berkontribusi dan bermanfaat bagi masyarakat,” harap Nawal. (*)