Dalam kegiatan tersebut dicanangkan Gerakan Nasional Jempol Baik yang mengajak masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan media sosial.
Aris meminta masyarakat membangun kebiasaan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum meneruskan informasi, terutama informasi yang berpotensi memicu konflik maupun mengandung ujaran kebencian.
“Saring dulu setiap ada berita, jangan langsung di-share,” tegasnya.
Seusai dikukuhkan sebagai Ketua DPD Aslinmas Jawa Tengah, Teguh Subroto menegaskan bahwa keberadaan Aslinmas harus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Menurut Teguh, keberadaan Satlinmas yang menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi kekuatan tersendiri karena para anggotanya bersentuhan secara langsung dengan kehidupan masyarakat.
Atas dasar itu, peran Aslinmas dinilai perlu terus dikembangkan. Tidak hanya dalam menjaga ketertiban, tetapi juga untuk penanganan kebencanaan, kegiatan sosial, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan, serta membantu program pemerintah.
“Aslinmas harus menjadi bagian dari kekuatan masyarakat yang hadir ketika masyarakat membutuhkan. Karena anggotanya berada sampai tingkat desa dan kelurahan, perannya sangat strategis dalam menjaga ketertiban, membantu penanganan bencana dan mendukung berbagai program pemerintah,” ujar Teguh.
Teguh menilai besarnya jumlah anggota Aslinmas harus diikuti dengan upaya memperkuat kapasitas organisasi.
Selain meningkatkan kemampuan anggota, koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai unsur masyarakat juga perlu diperkuat sehingga keberadaan Aslinmas dapat semakin efektif.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan peran Satlinmas Jawa Tengah agar kemampuan organisasi dapat mengikuti perkembangan tantangan yang dihadapi masyarakat.