Konten Semarang
Regional

Teguh Subroto Resmi Pimpin DPD Aslinmas Jawa Tengah

Teguh Subroto pimpin DPD Aslinmas Jawa Tengah, memperkuat peran Satlinmas dalam keamanan, bencana, sosial, lingkungan, dan ketahanan pangan.

Teguh Subroto Pimpin Aslinmas Jateng, 75.738 Anggota Didorong Jadi Kekuatan Perlindungan Masyarakat
Teguh Subroto Pimpin Aslinmas Jateng, 75.738 Anggota Didorong Jadi Kekuatan Perlindungan Masyarakat

KONTENSEMARANG.COM - Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, SH, MH, resmi memimpin DPD Aslinmas Jateng setelah dikukuhkan dalam Apel Akbar Satlinmas yang berlangsung di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/9).

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari Apel Akbar Satlinmas Jateng sekaligus Pengukuhan DPD-DPC Aslinmas dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) se-Jawa Tengah yang digelar di lokasi yang sama.

Teguh Subroto dikukuhkan oleh Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus) Aris Marsudiyanto.

Momentum pengukuhan tersebut sekaligus menunjukkan besarnya potensi perlindungan masyarakat di Jawa Tengah. Saat ini tercatat sebanyak 243.543 anggota Satlinmas yang tersebar di 8.562 desa dan kelurahan di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Keberadaan ratusan ribu anggota tersebut tidak hanya diarahkan untuk membantu menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat. Satlinmas juga memiliki peran dalam penanganan bencana, menjaga kelestarian lingkungan, mendukung ketahanan pangan, hingga membantu pelaksanaan berbagai program pemerintah.

Apel akbar itu turut dihadiri Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani selaku Pembina Satlinmas.

Sejumlah kepala daerah juga hadir, antara lain Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, serta Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani.

Selain itu, kegiatan dihadiri sejumlah pejabat serta para kepala kejaksaan negeri se-Jawa Tengah.

Kepala Bappidsus Aris Marsudiyanto mengatakan, jumlah anggota Aslinmas secara nasional yang sangat besar menjadi potensi yang perlu terus dikembangkan.

Saat ini, anggota Aslinmas disebut mencapai sekitar 1,2 juta orang. Sementara jumlah anggota Abpednas sekitar 500 ribu orang.

Menurut Aris, basis keanggotaan yang besar serta keberadaan anggota yang dekat dengan kehidupan masyarakat membuat kedua organisasi tersebut memiliki peluang untuk berperan lebih luas.

Peran itu antara lain dalam membantu penanggulangan bencana serta menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Bagus sekali organisasi ini, harus digodok dan ditumbuhkan terus, termasuk untuk kesejahteraan anggotanya,” ujar dia.

Aris juga mengungkapkan adanya rencana agar model apel akbar Satlinmas yang diselenggarakan di Jawa Tengah dapat diterapkan di daerah lain.

Rencana tersebut, menurut dia, telah dibicarakan bersama Reda Manthovani dalam kapasitasnya sebagai Pembina Satlinmas.

“Ini bagus sekali, tadi saya sudah berbicara dengan Pembina Satlinmas, yakni Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Prof Reda Manthovani, agar apel akbar ini juga dilaksanakan di tempat lain,” katanya.

Pengukuhan Teguh Subroto Ketua DPD Aslinmas Jawa Tengah juga berlangsung dalam momentum yang membawa semangat pembaruan organisasi melalui konsep “Hansip Reborn”.

Konsep tersebut diarahkan untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong yang selama ini identik dengan hansip, namun dengan pola kerja yang lebih profesional dan disesuaikan dengan tantangan masyarakat saat ini.

Peran perlindungan masyarakat juga tidak hanya diarahkan pada persoalan keamanan lingkungan.

Perhatian turut diberikan terhadap tantangan yang berkembang di ruang digital.

Dalam kegiatan tersebut dicanangkan Gerakan Nasional Jempol Baik yang mengajak masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan media sosial.

Aris meminta masyarakat membangun kebiasaan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum meneruskan informasi, terutama informasi yang berpotensi memicu konflik maupun mengandung ujaran kebencian.

“Saring dulu setiap ada berita, jangan langsung di-share,” tegasnya.

Seusai dikukuhkan sebagai Ketua DPD Aslinmas Jawa Tengah, Teguh Subroto menegaskan bahwa keberadaan Aslinmas harus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Menurut Teguh, keberadaan Satlinmas yang menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi kekuatan tersendiri karena para anggotanya bersentuhan secara langsung dengan kehidupan masyarakat.

Atas dasar itu, peran Aslinmas dinilai perlu terus dikembangkan. Tidak hanya dalam menjaga ketertiban, tetapi juga untuk penanganan kebencanaan, kegiatan sosial, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan, serta membantu program pemerintah.

“Aslinmas harus menjadi bagian dari kekuatan masyarakat yang hadir ketika masyarakat membutuhkan. Karena anggotanya berada sampai tingkat desa dan kelurahan, perannya sangat strategis dalam menjaga ketertiban, membantu penanganan bencana dan mendukung berbagai program pemerintah,” ujar Teguh.

Teguh menilai besarnya jumlah anggota Aslinmas harus diikuti dengan upaya memperkuat kapasitas organisasi.

Selain meningkatkan kemampuan anggota, koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai unsur masyarakat juga perlu diperkuat sehingga keberadaan Aslinmas dapat semakin efektif.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan peran Satlinmas Jawa Tengah agar kemampuan organisasi dapat mengikuti perkembangan tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Kita ingin Aslinmas semakin solid, profesional dan memiliki kemampuan yang sesuai dengan tantangan saat ini. Semangat gotong royong tetap menjadi dasar, tetapi pelaksanaannya harus semakin tertata dan profesional,” katanya.

Sebelumnya, penguatan organisasi Aslinmas di Jawa Tengah berlangsung tidak lama setelah Reda Manthovani menghadiri Kemah Bhakti Satya Linmas dan pengukuhan Aslinmas se-Provinsi Lampung di Bandar Lampung pada Kamis (24/9).

Dalam kegiatan tersebut, Reda juga menekankan pentingnya menjaga soliditas serta mendorong kerja nyata jajaran Aslinmas setelah proses pengukuhan.

Di Jawa Tengah, Reda kembali hadir secara langsung sebagai Pembina Satlinmas dalam apel akbar yang diikuti ribuan anggota dari berbagai wilayah.

Kehadiran tersebut menjadi bagian dari rangkaian penguatan organisasi Aslinmas di sejumlah daerah.

Penekanannya adalah agar keberadaan organisasi tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi berlanjut melalui kerja nyata di tengah masyarakat.

Jateng Catat Jumlah Aslinmas Terbesar

Dalam kegiatan tersebut, Jawa Tengah mendapatkan penghargaan sebagai provinsi dengan jumlah anggota Aslinmas terbanyak secara nasional, yakni mencapai 75.738 anggota.

Kabupaten Semarang tercatat sebagai daerah dengan jumlah anggota Aslinmas paling banyak di Jawa Tengah dengan 32.854 anggota.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Brebes dengan jumlah lebih dari 24 ribu anggota.

Sementara itu, Wonosobo memiliki 5.087 anggota, Boyolali sebanyak 2.703 anggota, dan Batang tercatat memiliki 2.458 anggota.

Data tersebut memperlihatkan besarnya basis organisasi Aslinmas yang berada di Jawa Tengah.

Dengan dukungan sebanyak 243.543 anggota Satlinmas yang tersebar di ribuan desa dan kelurahan, penguatan organisasi diharapkan dapat memperluas peran perlindungan masyarakat sekaligus mempertahankan semangat gotong royong di tingkat akar rumput.

Semangat Hansip Reborn menjadi penanda bahwa perlindungan masyarakat tidak semata-mata berbicara mengenai keamanan.

Peran tersebut juga mencakup kesiapsiagaan menghadapi bencana, kepedulian sosial, perlindungan lingkungan, ketahanan pangan, hingga kemampuan masyarakat menghadapi tantangan penyebaran informasi pada era digital.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Menampilkan semua halaman artikel.

Artikel Selanjutnya

Pemprov Jateng perkuat distribusi ikan segar ke wilayah tengah untuk mendorong konsumsi ikan, mendukung gizi, dan memperkuat ekonomi daerah.
Regional • 30 September 2026

Jateng Genjot Konsumsi Ikan lewat Penguatan Distribusi

Rekomendasi Redaksi