Perbedaan harga tersebut memberikan keringanan bagi Joko yang membutuhkan cabai secara rutin untuk menjalankan usahanya.
Dengan kebutuhan sekitar lima kilogram cabai setiap pekan, kenaikan harga komoditas tersebut menjadi salah satu persoalan yang dihadapi dalam menjaga biaya usaha.
Karena itu, keberadaan kegiatan pangan murah dinilainya membantu pedagang kecil mendapatkan kebutuhan bahan baku dengan harga yang lebih terjangkau.
Pengusaha Katering Rasakan Manfaat Harga Beras Terjangkau
Manfaat kegiatan pangan murah juga dirasakan oleh pelaku usaha katering.
Seorang pengusaha katering bernama Dari mengatakan, kenaikan harga bahan kebutuhan pokok memberikan pengaruh langsung terhadap biaya produksi usaha yang dijalankannya.
Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah beras, mengingat bahan tersebut merupakan kebutuhan penting dalam kegiatan usaha katering.
Dari menjelaskan, harga beras di luar kegiatan pangan murah biasanya telah mencapai kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000.
Namun, melalui program tersebut, beras dapat diperoleh dengan harga Rp11.000.
Selain beras, harga cabai yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut juga lebih rendah sehingga membantu meringankan pengeluaran untuk membeli bahan baku.
Menurut Dari, kenaikan harga bahan pangan menjadi persoalan tersendiri bagi pelaku usaha katering karena penyesuaian harga jual kepada pelanggan tidak mudah dilakukan.