Nilai-nilai tersebut juga menjadi bagian dari pesan yang disampaikan kepada para peserta Nasional Leadership Academy 2026 dan Gen Z Youth Leaders Forum.
Kepemimpinan Dimulai dari Tanggung Jawab terhadap Diri Sendiri
Taj Yasin mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak selalu berkaitan dengan jabatan formal atau kedudukan dalam suatu organisasi.
Menurutnya, setiap orang sebenarnya memiliki tanggung jawab untuk memimpin dirinya sendiri.
Karena itu, seseorang perlu terlebih dahulu membangun kemampuan mengelola sikap, tindakan, dan tanggung jawab pribadi sebelum menjalankan peran kepemimpinan yang lebih luas.
"Kita sebagai manusia memiliki jiwa kepemimpinan. Memimpin siapa? Memimpin diri kita sendiri ini. Kita harus bertanggung jawab dengan diri kita masing-masing," katanya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para mahasiswa bahwa proses pembentukan karakter pemimpin dapat dimulai dari kehidupan sehari-hari.
Tanggung jawab terhadap diri sendiri dinilai sebagai bekal mendasar sebelum seseorang memperoleh kepercayaan untuk memimpin orang lain.
Dengan demikian, pengembangan kemampuan kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dengan kesiapan menjalankan tanggung jawab.
Generasi Muda Didorong Menghadirkan Konten Positif di Media Sosial
Selain membahas integritas dan kemampuan menjaga persatuan, Taj Yasin turut menyoroti tantangan kepemimpinan pada era perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, generasi muda perlu memanfaatkan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki untuk memberikan pengaruh positif melalui media sosial.