Konten Semarang
Nasional

Profil Mayjen TNI Sriyanto, Wakil Kepala BPGMN Fokus Karhutla

Mayjen TNI Sriyanto, Wakil Kepala BPGMN, dorong deteksi dini karhutla berbasis teknologi dan kolaborasi guna melindungi gambut dan mangrove.

Profil Mayjen TNI Sriyanto, Wakil Kepala BPGMN Fokus Karhutla
Profil Mayjen TNI Sriyanto, Wakil Kepala BPGMN Fokus Karhutla

KONTENSEMARANG.COM - Mayjen TNI Sriyanto mengawali tugas barunya sebagai Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional dengan mendorong penguatan koordinasi lintas sektor, pemanfaatan teknologi, serta keterlibatan masyarakat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Belum genap sebulan menjabat sebagai Wakil Kepala BPGMN setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 15 Oktober 2026, Sriyanto mulai menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat perlindungan ekosistem gambut dan mangrove. Salah satu perhatian utamanya adalah meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap ancaman karhutla yang terus menjadi persoalan berulang.

Pengalamannya sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat, termasuk dalam penanganan kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawanya ke lembaga tersebut.

Selain memiliki pengalaman militer, Sriyanto dikenal melalui pendekatan yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan teritorial.

Dalam tugas barunya, pendekatan tersebut turut menjadi perhatian, terutama untuk menghubungkan upaya perlindungan lingkungan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gambut dan mangrove.

Mayjen TNI Sriyanto Siapkan Konsolidasi Karhutla di Palembang

Salah satu agenda yang disiapkan BPGMN adalah workshop konsolidasi dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Oktober 2026 di Hotel Swarnabumi, Palembang, Sumatera Selatan.

Workshop dirancang sebagai forum yang mempertemukan berbagai pihak untuk mengevaluasi penanganan karhutla sekaligus memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan.

Sejumlah pemangku kepentingan direncanakan terlibat, termasuk jajaran pimpinan BPGMN, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 1 dari 12

Artikel Selanjutnya

Imigrasi Catat 17.597 Penindakan hingga September 2026, Perkuat Pengawasan Digital
Nasional • 17 Oktober 2026

Imigrasi Catat 17.597 Penindakan hingga September 2026, Perkuat Pengawasan Digital

Rekomendasi Redaksi