KONTENSEMARANG.COM – Dedikasi dua petugas alat berat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang dalam menangani kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang mendapat apresiasi dari Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.
Penghargaan diberikan kepada Sutrisno dan Zaenu dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Balai Kota Semarang, Rabu (28/10).
Kedua petugas tersebut terlibat langsung dalam proses penanganan kebakaran dengan mengoperasikan alat berat. Mereka membantu petugas menjangkau sejumlah titik api, terutama di area yang sulit diakses selama proses pemadaman berlangsung.
Penggunaan alat berat menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran di lokasi tersebut. Tumpukan sampah harus dibongkar dan diurai agar titik panas yang tersembunyi di bagian dalam dapat ditemukan dan ditangani oleh petugas.
Penghargaan yang diberikan Agustina merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras petugas lapangan yang tetap menjalankan tanggung jawab di tengah kondisi yang penuh tantangan.
Momentum Hari Sumpah Pemuda juga dimanfaatkan untuk mengingatkan generasi muda agar mengenal dan meneladani pengabdian para senior.
“Keteladanan dan integritas para senior ini akan menjadi fondasi yang kokoh sekaligus estafet yang berharga bagi generasi muda untuk melanjutkan pembangunan Kota Semarang,” ujar Agustina.
Agustina menilai nilai-nilai Sumpah Pemuda tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga lewat tindakan nyata dan tanggung jawab dalam pekerjaan masing-masing.
Kontribusi petugas lapangan dalam mengatasi kebakaran menjadi salah satu contoh pengabdian untuk melindungi keselamatan serta melayani masyarakat.
Proses penanganan kebakaran di TPA Jatibarang melibatkan berbagai unsur, mulai dari operator alat berat, petugas pemadam kebakaran, hingga instansi terkait lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar proses pemadaman dan pendinginan dapat berjalan dengan baik.
Setiap personel menjalankan tugas sesuai keahlian dan tanggung jawab masing-masing, termasuk membongkar timbunan sampah untuk membantu petugas menjangkau sumber panas yang masih tersisa. (*)