“Kami mendapat bantuan dari PDAM dan Disperkim total sampai 110.000 liter air, sehingga saat ini kondisi kolam buaya sudah terisi air,” jelasnya.
Manajemen Semarang Zoo mengapresiasi dukungan PDAM Tirta Moedal dan Disperkim dalam membantu menjaga ketersediaan air di kawasan konservasi. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar satwa di tengah kondisi cuaca yang berdampak pada pasokan air.
Pengelola juga menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan kesejahteraan satwa melalui pemantauan rutin, perawatan kandang, serta pemeliharaan lingkungan di sekitar area konservasi.
Ke depan, Semarang Zoo akan melanjutkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak kemarau. Pihak pengelola turut mengajak masyarakat berdoa agar hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan dan ketersediaan air dapat kembali normal.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi secara utuh melalui keterangan resmi pengelola dan memahami bahwa pihak manajemen senantiasa berdedikasi menjaga kesejahteraan satwa di tengah tantangan perubahan cuaca ekstrem ini,” pungkasnya. (*)