Pada musim mudik dan arus balik tahun ini, diperkirakan sekitar 17 juta orang akan masuk dan melintasi wilayah Jawa Tengah. Sebagian merupakan pemudik dengan tujuan akhir di berbagai daerah di provinsi tersebut, sementara sebagian lainnya hanya melintas menuju wilayah Jawa Timur atau kembali ke arah barat Pulau Jawa.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama 35 pemerintah kabupaten dan kota, badan usaha milik daerah (BUMD), serta berbagai instansi terkait juga menyelenggarakan program Mudik Gratis Jateng 2026.
Program tersebut menyediakan 348 armada bus yang diberangkatkan dari sejumlah kota besar. Sebanyak 325 bus diberangkatkan dari Jakarta dengan jumlah penumpang mencapai 16.186 orang. Sementara itu, 23 bus lainnya berasal dari Bandung yang mengangkut 1.133 pemudik.
Selain transportasi darat menggunakan bus, pemerintah juga menyediakan fasilitas mudik gratis melalui jalur kereta api. Program ini dijadwalkan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah pada Selasa, 17 Maret 2026, dengan total kuota sekitar 1.288 kursi bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, pemerintah berharap tradisi mudik tidak hanya berjalan aman dan nyaman, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah di Jawa Tengah.