Namun, tidak hanya menyoroti aspek promosi dan teknologi, ketersediaan infrastruktur dan perbaikan akses jalan raya penghubung antardestinasi juga dinilai krusial.
Kesuksesan pariwisata sangat bergantung pada kenyamanan turis, aksesibilitas, serta pelibatan aktif warga sekitar dalam ekosistem pariwisata tersebut.
"Infrastruktur yang baik akan meningkatkan aksesibilitas kawasan wisata dan memperkuat daya saing pariwisata Jawa Tengah di tingkat nasional," ujar sosok yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Jateng ini.
Ke depannya, ia berharap program wisata terintegrasi ini mampu mencetak peluang usaha dan lapangan kerja baru, serta benar-benar menjadi roda penggerak ekonomi daerah.
"Pariwisata memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian. Karena itu, pengembangannya perlu dilakukan secara terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak daerah dan masyarakat," pungkas Saleh. (*)