Konten Semarang
Regional

Ahmad Luthfi Targetkan Dry Port Jateng Rampung Dua Tahun, Dorong Logistik Industri

Pemprov Jateng menyiapkan dry port di Batang dan Kendal untuk memperkuat logistik industri. Ahmad Luthfi menargetkan rampung dalam dua tahun.

Ahmad Luthfi Targetkan Dry Port Jateng Rampung Dua Tahun, Dorong Logistik Industri
Ahmad Luthfi Targetkan Dry Port Jateng Rampung Dua Tahun, Dorong Logistik Industri

"Yang sudah kita kerjakan sekarang adalah di KITB, sudah MoU, tapi juga nunggu perkembangan situasi. Prinsipnya, dua tahun ke depan dry port harus jadi," katanya.

Sementara itu, Direktur Cikarang Dry Port Noor Yusuf menjelaskan, fasilitas yang berada di kawasan industri Cikarang tersebut telah beroperasi sejak 2010.

Cikarang Dry Port saat ini melayani kebutuhan sekitar 500 perusahaan dalam kegiatan ekspor dan impor. Jangkauan pelayanannya mencakup sejumlah wilayah industri, mulai dari Tangerang, Cikampek, hingga Bandung.

Menurut Noor, dry port memiliki fasilitas yang lebih lengkap untuk mendukung aktivitas logistik, termasuk area penyimpanan barang.

"Konsep dry port ini memiliki fasilitas lebih luas, termasuk storage (tempat penyimpanan). Jababeka juga sedang menyiapkan rencana pembangunan dry port di Weleri, Kendal," ucapnya.

Pengembangan dry port di Jawa Tengah diharapkan dapat memperkuat konektivitas kawasan industri sekaligus mengurangi ketergantungan pengiriman kontainer melalui Jakarta dan Surabaya.

Infrastruktur tersebut juga diproyeksikan mendukung optimalisasi distribusi logistik dari dan menuju wilayah Jawa Tengah. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 2

Artikel Selanjutnya

Pertanian Jateng terus diperkuat untuk menopang pangan nasional, dengan target produksi padi 10,55 juta ton GKG pada 2026.
Regional • 16 Agustus 2026

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

Rekomendasi Redaksi