Menurut David, penggunaan Wastra Nusantara sekaligus menjadi bentuk apresiasi dan kebanggaan terhadap keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.
“Wastra Nusantara memiliki nilai budaya yang kuat. Mengenakannya dalam momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi cara sederhana bagi kami untuk membawa semangat budaya Indonesia ke dalam aktivitas pelayanan,” tutur David.
Ia menambahkan, penerapan layanan yang profesional tetap dapat berjalan beriringan dengan pendekatan yang lebih dekat dan identitas budaya daerah maupun nasional.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pelayanan modern dan profesional dapat berjalan bersama dengan kecintaan terhadap budaya Nusantara. Harapannya, suasana seperti ini juga membuat interaksi dengan nasabah menjadi lebih hangat dan berkesan,” ujarnya.
Interaksi langsung David dengan nasabah turut menciptakan suasana yang lebih akrab selama kegiatan pelayanan.
Senyum, sapaan, komunikasi, dan perhatian menjadi bagian dari cara BRI menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan nasabah.
Peringatan Hari Pelanggan Nasional juga menjadi pengingat bahwa hubungan antara bank dan nasabah tidak sebatas aktivitas transaksi. Kepercayaan menjadi fondasi yang perlu dipelihara untuk membangun hubungan jangka panjang.
Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan tetap menjadi perhatian penting bagi BRI dalam menjaga kepuasan dan kepercayaan nasabah.
David menegaskan, komitmen memberikan pelayanan terbaik tidak hanya dilakukan saat peringatan Hari Pelanggan Nasional, tetapi harus diterapkan dalam aktivitas pelayanan sehari-hari.
“Hari Pelanggan Nasional memang diperingati setiap tahun, tetapi semangat untuk memberikan pelayanan terbaik harus hadir setiap hari. Kepercayaan nasabah adalah sesuatu yang harus terus kami jaga melalui pelayanan yang mudah, nyaman dan penuh perhatian,” katanya.