KONTENSEMARANG.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM) menggelar pelatihan inovasi produk olahan laut dan manajemen usaha bagi Komunitas Perempuan Nelayan Puspita Bahari di Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, pada Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan yang didanai oleh Kemendiktisaintek ini bertujuan untuk memperkuat daya saing wirausaha dan keberlanjutan usaha para perempuan di kawasan pesisir tersebut.
Program pemberdayaan ini dipimpin oleh Ika Fitriana, S.TP., M.Sc., bersama anggota tim Ratna Wijayanti, SE., MM., dan Anita Damajanti, SE., M.Si., Akt..
Kegiatan ini turut melibatkan tenaga laboran serta mahasiswa Fakultas Ekonomi USM, dan dihadiri langsung oleh Ketua Komunitas Puspita Bahari, Masnuah, beserta 10 orang anggotanya.
Menurut tim pelaksana, meski komunitas ini telah terbentuk selama 20 tahun, usaha pengolahan hasil laut mereka baru aktif dalam enam tahun terakhir.
Selama ini, produksi kerupuk ikan dan abon masih berjalan tradisional dengan alat terbatas, mutu yang belum seragam, minim variasi, serta terkendala masalah manajemen pemasaran dan keuangan.
Untuk mengatasi kendala tersebut, tim USM memberikan solusi terpadu melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi dan pelatihan diversifikasi produk berbasis frozen food, seperti fish cake, nugget, sosis, dan bakso ikan.
Khusus untuk produk fish cake, materi yang diberikan merupakan hasil hilirisasi penelitian dari ketua tim yang ditransfer langsung sebagai inovasi bernilai tambah bagi mitra.
Para peserta juga dibekali pelatihan mengenai branding, desain kemasan, pemasaran digital sederhana, hingga pembukuan keuangan dan penentuan harga jual.
Sebagai dukungan nyata terhadap keberlanjutan produksi, tim USM juga menyerahkan bantuan sejumlah mesin, di antaranya freezer, meat grinder, vacuum sealer, spinner, steamer, dan bowl cutter.
Ketua Komunitas Puspita Bahari, Masnuah, mengaku terharu dan menyampaikan terima kasih atas bantuan mesin produksi tersebut.
Ia meyakini bantuan ini akan berdampak positif untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi, menambah variasi produk, menaikkan omzet, memperluas jangkauan pasar, dan mendorong terbentuknya sistem manajemen usaha yang profesional. (*)