Konten Semarang
Semarang

Dosen FTIK USM Bahas Peran Teknologi Informasi dalam Penanganan Bencana Alam

KONTENSEMARANG.COM – Dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM), Dr. Saiful Hadi, M.Kom, menjadi narasumber dalam diskusi bertema *Kesiapan dan Respons Pelayanan Kesehatan pada Bencana Alam: Studi Kasus di Jaw...

KONTENSEMARANG.COM – Dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM), Dr. Saiful Hadi, M.Kom, menjadi narasumber dalam diskusi bertema *Kesiapan dan Respons Pelayanan Kesehatan pada Bencana Alam: Studi Kasus di Jawa Tengah*. 

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka ngabuburit di lantai 4 Gedung Thomas Aquinas, kampus Universitas Katolik Soegijapranata, serta melalui Zoom pada Jumat, 13 Maret 2026.

Diskusi ini diselenggarakan oleh Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) Provinsi Jawa Tengah.

Dalam forum tersebut, Dr. Saiful Hadi yang juga relawan PMI memaparkan mengenai peran teknologi informasi dalam mendukung penanganan bencana alam.

Selain Dr. Saiful Hadi, kegiatan tersebut juga menghadirkan Kepala Penanggulangan Bencana Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Heri Purnomo serta NS Angga Sugiarto, S.ST, M.Kes dari Poltekkes Kemenkes RI Kota Semarang sebagai narasumber. 

Sementara itu, diskusi dipandu oleh moderator Dr. M. Ikhsan, S.Farm, MH dari DPW MHKI Jawa Tengah.

Ketua MHKI Provinsi Jawa Tengah yang juga Sekretaris Jurusan Magister Hukum Kesehatan Unika Soegijapranata, Dr. Endang Wahyati Y, SH., MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan diskusi ngabuburit tersebut rutin diselenggarakan setiap bulan Ramadan.

“Tema yang kami angkat saat ini relevan dengan kondisi di Jawa Tengah yang memiliki titik-titik rawan bencana yaitu “Kesiapan dan Respons Pelayanan Kesehatan pada Bencana Alam: Studi Kasus di Jawa Tengah,” ungkap Dr. Endang Wahyati.

Ia menambahkan bahwa teknologi informasi memiliki peran penting dalam mendukung koordinasi antar pihak saat terjadi bencana. 

Selain itu, menurutnya masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diperhatikan, termasuk kasus pencurian saat bencana serta pemahaman relawan terhadap hukum adat setempat.

Halaman 1 dari 2