Konten Semarang
Parlemen

DPRD Jateng Soroti Masa Depan 1.814 Guru Honorer di Tengah TKD Dipangkas

DPRD Jateng meminta penyelesaian nasib 1.814 guru honorer tetap diprioritaskan meski ada efisiensi anggaran dan TKD.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh.

“Yang terpenting adalah bagaimana kebutuhan guru di sekolah tetap terpenuhi, sementara para tenaga honorer yang selama ini mengabdi juga mendapatkan kepastian dan perhatian yang layak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap pemerintah dapat menemukan formulasi terbaik dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Dengan demikian, dampak efisiensi anggaran terhadap pendidikan dapat diminimalkan sehingga kualitas layanan pendidikan tetap terjaga dan kesejahteraan tenaga pendidik tidak terabaikan.

Baca Juga
Ingin Daftar KIP Kuliah 2026? Pastikan Sudah Masuk DTKS
Pendidikan • 17 Juni 2026

Menurut Saleh, kemajuan pendidikan di Jawa Tengah membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk perhatian terhadap para guru yang selama ini berperan langsung dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Kita semua tentu ingin pendidikan di Jawa Tengah terus maju. Karena itu, keberadaan dan masa depan guru honorer harus menjadi bagian dari perhatian bersama,” pungkasnya.

Keberlanjutan layanan pendidikan yang berkualitas, menurutnya, tidak dapat dipisahkan dari peran dan kontribusi Tenaga Pendidik yang selama ini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Jawa Tengah.

 

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 2

Artikel Selanjutnya

Ibu Korban Perundungan Datangi Fraksi PDIP Semarang
Parlemen • 18 Juni 2026

Fraksi PDIP Semarang Kawal Dugaan Perundungan Siswa SMP

Rekomendasi Redaksi