Dalam kegiatan tersebut, kelompok disabilitas dan anak panti turut merasakan kebersamaan dengan mengikuti halalbihalal di Kantor Gubernur.
Mereka mengaku senang bisa bertemu langsung dengan pimpinan daerah.
Ketua Himpunan Masyarakat Inklusif Kota Semarang, Yayuk, mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada penyandang disabilitas untuk terlibat dalam kegiatan tersebut setiap Idulfitri.
"Tahun ini lebih banyak kawan disabilitas yang terlibat, karena sekarang lebih banyak organisasi yang terbentuk. Komunitas kami mewadahi 31 organisasi disabilitas di Kota Semarang," ujarnya.
Ia berharap ke depan penyandang disabilitas semakin mendapat perhatian dan ruang untuk berkarya agar lebih mandiri.
"Semakin hari inklusivitas di Jawa Tengah semakin baik. Semoga lebih banyak ruang berkarya bagi kami," ujar Yayuk.
Hal serupa disampaikan Yuliani, penghuni Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga.
Ia mengaku bahagia karena mendapat kesempatan mengikuti halalbihalal di Kantor Gubernur untuk pertama kalinya.
"Ini pertama kali halalbihalal di sini. Senang karena sebelumnya Pak Gubernur memang menawari kami untuk lebaran di Kantor Gubernur. Semoga lebih maju dan berkembang untuk Jawa Tengah," ujarnya. (*)