Ia mendorong para pelaku seni dan budayawan untuk mulai memanfaatkan platform digital, seperti media sosial dan kanal video daring, sebagai sarana memperluas jangkauan pertunjukan.
Dengan demikian, media tradisional tidak hanya dinikmati secara langsung, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat yang lebih luas.
Selain itu, Heri juga meminta pemerintah daerah untuk memberikan dukungan melalui program pelestarian, pembinaan, serta fasilitasi pertunjukan media tradisional.
Selain itu, kolaborasi dengan pegiat kesenian dan ahli teknologi juga dapat menjadi strategi efektif.
“Media tradisional bisa menjadi jembatan antara budaya dan pembangunan. Tinggal bagaimana kita mengelola dan mengembangkannya secara kreatif,” tegas politikus Gerindra tersebut.