KONTENSEMARANG.COM - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, meminta transformasi ekonomi digital dimanfaatkan untuk membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus mampu memberikan akses yang lebih luas terhadap pasar, pembiayaan, informasi, dan jaringan usaha.
Heri mengatakan digitalisasi telah mengubah cara masyarakat menjalankan usaha. Pelaku UMKM kini tidak harus bergantung pada pasar di sekitar tempat tinggal karena platform digital memungkinkan produk dipasarkan hingga ke luar daerah.
"Transformasi digital harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, harus membuka peluang usaha baru, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan masyarakat," katanya dalam FGD bertema "Transformasi Ekonomi Digital untuk Memperluas Peluang Usaha Masyarakat" di Kabupaten Temanggung.
Menurutnya, UMKM menjadi salah satu kelompok yang memiliki peluang besar untuk memanfaatkan perkembangan ekonomi digital.
Namun, masih terdapat pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam memahami pemasaran digital, pengelolaan keuangan, pembuatan konten, hingga pemanfaatan platform perdagangan elektronik.
Heri mendorong pemerintah memperkuat pendampingan dan pelatihan digital bagi pelaku usaha, terutama di tingkat desa dan daerah yang belum sepenuhnya terhubung dengan ekosistem ekonomi digital.
"Pelatihan jangan berhenti pada cara menggunakan media sosial atau membuat akun marketplace. Pelaku usaha harus diajarkan bagaimana membangun merek, membuat konten yang menarik, mengelola transaksi, sampai membaca kebutuhan pasar," katanya.
Ia juga menilai akses internet dan infrastruktur digital yang merata menjadi syarat penting agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan seluruh masyarakat.
Jangan sampai digitalisasi hanya berkembang pesat di wilayah perkotaan, sementara pelaku usaha di daerah masih menghadapi keterbatasan akses.
Selain membuka pasar, Heri mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi usaha. Digitalisasi pencatatan keuangan, pengelolaan stok, pembayaran, hingga layanan kepada pelanggan dapat membantu pelaku usaha mengelola bisnis secara lebih profesional.
"Digitalisasi harus membuat usaha masyarakat semakin efisien dan profesional. Kalau pengelolaan usaha semakin baik, peluang untuk berkembang dan mendapatkan pembiayaan juga akan semakin besar," ujarnya.
Heri menambahkan, generasi muda perlu dilibatkan sebagai penggerak transformasi ekonomi digital di daerah.
Kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi dan memahami tren digital dapat dimanfaatkan untuk membantu mengembangkan usaha lokal.
"Kita ingin masyarakat bukan hanya menjadi pengguna platform digital, tetapi menjadi pelaku di dalamnya. Produk lokal harus bisa dipasarkan lebih luas dan peluang usaha baru harus semakin terbuka," pungkas Heri. (*)