* KA 216A relasi Brebes–Semarang Poncol;
* KA 213 relasi Semarang Poncol–Brebes;
* KA 214A relasi Brebes–Semarang Poncol;
* KA 215A relasi Semarang Poncol–Tegal;
* KA 217A relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan;
* KA 218 relasi Cirebon Prujakan–Semarang Poncol;
* KA 219 relasi Semarang Poncol–Tegal; dan
* KA 220 relasi Tegal–Semarang Poncol.
Tambahan rangkaian juga diberlakukan untuk KA Kaligung Fakultatif yang melayani perjalanan:
* KA 221F relasi Semarang Poncol–Tegal; dan
* KA 222F relasi Tegal–Semarang Poncol.
Untuk KA Kaligung Fakultatif, penambahan kapasitas tersebut berlaku pada 3–6 September, 10–13 September, 17–20 September, serta 24–27 September 2026.
Selain mengoptimalkan KA Kaligung, KAI Daop 4 Semarang juga melakukan sejumlah penyesuaian terhadap operasional kereta penumpang lainnya sebagai bagian dari persiapan pelayanan selama September.
Secara total, penambahan satu kereta berkapasitas 80 tempat duduk tersebut menghasilkan tambahan hingga 21.760 tempat duduk selama September 2026.
Kapasitas ekstra ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat, termasuk selama berlangsungnya MTQ Nasional ke-31.
Luqman mengatakan KA Kaligung memiliki peran penting dalam menghubungkan masyarakat di sejumlah wilayah Pantura, khususnya Semarang, Tegal, Brebes, hingga Cirebon.
“KA Kaligung memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas masyarakat di wilayah Semarang, Tegal, Brebes, hingga Cirebon. Melalui penambahan kapasitas ini, kami berharap kebutuhan perjalanan masyarakat selama momentum MTQ Nasional maupun aktivitas lainnya dapat terlayani dengan baik,” lanjut Luqman.
Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang, KAI Daop 4 Semarang mengingatkan masyarakat yang hendak bepergian selama September agar melakukan pemesanan tiket sejak jauh-jauh hari.