Konten Semarang
Semarang

Pemkot Semarang Hapus Status Guru Honorer Mulai 2026, Semua Jadi PPPK

Pemkot Semarang pastikan guru honorer dihapus mulai 2026, semua dialihkan jadi PPPK demi kualitas pendidikan.

WhatsApp Image 2025-11-25 at 19.28.29

KONTENSEMARANG.COM - Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa mulai tahun 2026 tidak akan ada lagi guru berstatus honorer di wilayah ibu kota Jawa Tengah. 

Seluruh tenaga pendidik yang sebelumnya berstatus honorer akan dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu

Komitmen ini disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dalam peringatan Hari Guru Nasional di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS).

“Kita bersyukur, guru honorer mulai tahun 2026 nanti sudah tidak ada lagi. Sudah kami angkat menjadi PPPK penuh waktu maupun paruh waktu,” ujarnya

Langkah tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan guru. Agustina menekankan bahwa setiap guru yang diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema PPPK wajib memiliki sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG). 

“Hal ini adalah dalam rangka menjamin anak didik oleh guru yang terstandardisasi secara nasional,” jelasnya

Sebagai bagian dari percepatan kebijakan, Pemkot Semarang akan melantik sekitar 400 guru honorer menjadi PPPK pada akhir Desember 2025. Mereka dijadwalkan mulai bertugas pada 1 Januari 2026. 

Dengan 400 guru yang akan masuk pada 1 Januari itu, maka kebutuhan guru di Kota Semarang sudah terpenuhi semuanya,” papar Agustina. 

Seiring dengan pengangkatan massal ini, istilah seperti guru bantu, guru honorer, maupun guru outsourcing akan dihapuskan dari lingkungan pendidikan Kota Semarang. 

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 1 dari 2

Artikel Selanjutnya

WhatsApp Image 2025-11-27 at 12.44.12
Semarang • 27 November 2025

Wali Kota Semarang: Wacana Enam Hari Sekolah Butuh Kajian Mendalam

Rekomendasi Redaksi