"Kami ingin mendengar tentang ketahanan pangan serta persiapan berbagai komoditas untuk masyarakat, ini kaitannya dengan harga bahan pokok penting yang wajar. Untuk perbankan tentu kesiapan terkait likuiditas selama hari raya idulfitri, jangan sampai masyarakat kesulitan," katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan menyampaikan bahwa ketersediaan sejumlah bahan kebutuhan pokok relatif aman dan mencukupi hingga tiga bulan ke depan, termasuk selama periode Idulfitri.
Namun demikian, ia menyebut masih ada komoditas yang pasokannya berada di bawah kondisi normal, yakni cabai rawit merah, sehingga memicu kenaikan harga.
"Harga kebutuhan pokok di Jawa Tengah sangat bagus, tidak ada yang melebihi dari HET, hanya satu yaitu cabai rawit merah. Terima kasih Pak Gubernur telah menjaga harga kebutuhan pokok di Jawa Tengah yang sangat kondusif," jelasnya.
Iqbal menambahkan, pemerintah telah berkomitmen mempercepat distribusi bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Langkah tersebut diambil sebagai antisipasi potensi gangguan distribusi akibat anomali cuaca dengan curah hujan tinggi hingga akhir Maret 2026, sebagaimana informasi dari BMKG.
"Komitmen ini sudah dilakukan sejak rapat koordinasi pada akhir Januari lalu," katanya. (*)