Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur dasar di Kawasan Transmigrasi Senggi benar-benar menjawab kebutuhan warga.
TEP UNDIP berkomitmen menjadikan kondisi faktual di lapangan sebagai dasar penyusunan rekomendasi.
Suara masyarakat Woslay SP 1 menjadi salah satu pertimbangan untuk memastikan perencanaan air bersih, sanitasi, dan edukasi PHBS dapat diterapkan secara tepat sasaran.
Kajian yang dilakukan TEP UNDIP juga mendukung sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 6 tentang air bersih dan sanitasi, SDG 3 mengenai kesehatan dan kesejahteraan, SDG 11 terkait kawasan permukiman yang inklusif dan layak huni, serta SDG 17 melalui penguatan kemitraan antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat. (*)