Rute lainnya dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Poncol Semarang menggunakan KA Tawang Jaya dengan delapan rangkaian atau total 640 kursi.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk pelayanan sekaligus perhatian pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota bagi warga Jawa Tengah yang merantau.
Ia juga meminta para bupati dan wali kota untuk ikut menyambut serta menjemput warganya yang pulang dari wilayah Jabodetabek.
"Bupati dan Walikota saya minta ikut jemput ke sana dan menyapa masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman. Mereka adalah duta kita di perantauan dan kebanyakan adalah pekerja informal. Kita berikan layanan tebaik bagi masyarakat kita, ini wujud pengabdian kita," katanya beberapa waktu lalu.
Sementara itu, seorang sopir bus bernama Widodo mengatakan telah mempersiapkan berbagai hal untuk memastikan perjalanan mudik berjalan lancar.
Mulai dari pengecekan kendaraan hingga kesiapan kondisi fisik pengemudi.
"Bus sudah dicek, sudah lulus dan dipasang stiker ramchek, ada tes kesehatan juga. Setiap bus ada dua kru ditambah sopir cadangan," ujarnya.
Widodo mengaku tahun ini merupakan kali kelima dirinya mengantarkan pemudik gratis dari Jakarta ke sejumlah daerah di Jawa Tengah.
Ia merasa senang dapat membantu para perantau kembali ke kampung halaman.
"Ikut bahagia juga, pernah merasakan ngantre cari tiket, sekarang bisa mengantar mereka mudik. Tahun ini mengantar pemudik ke Demak, tahun lalu ke Semarang, sebelumnya ke Solo, Wonogiri," tuturnya sopir asal Boyolali tersebut. (*)