KONTENSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang menjalin kerja sama dengan TNI Angkatan Darat untuk mengembangkan teknologi pirolisis yang mengubah sampah menjadi bahan bakar.
Melalui kerja sama tersebut, Semarang ditetapkan sebagai salah satu daerah percontohan dalam penerapan teknologi pengolahan sampah tersebut.
Kerja sama ditandai dengan penandatanganan kesepakatan antara Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Mabesad, Jakarta, Jumat (7/8).
Agustina mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mencari pendekatan baru dalam menangani persoalan sampah yang semakin mendesak.
Pemanfaatan teknologi diharapkan tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai manfaat.
“Persoalan sampah sudah sangat mendesak. Kita tidak bisa terus menggunakan cara lama. Teknologi harus dipakai untuk mengurangi sampah sekaligus mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai,” katanya.
Selain Semarang, penerapan teknologi pirolisis juga direncanakan dilakukan di sejumlah daerah lain, yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor.
Keterlibatan TNI AD dalam program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh unsur pemerintahan ikut mencari solusi terhadap persoalan sampah yang menjadi tantangan nasional.
Menurut Agustina, status Semarang sebagai bagian dari proyek percontohan nasional harus disertai dengan capaian yang dapat diukur.
Ia menilai keberhasilan program tidak cukup hanya dilihat dari penerapan teknologinya, tetapi juga dari dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.