Sementara itu, perwakilan PT JSCorp, Ika, mengatakan perusahaan manufaktur yang berlokasi di Boyolali tersebut menyediakan sekitar 300 posisi operator sewing.
Selain itu, perusahaan membuka kesempatan untuk posisi staf, mekanik, foreman, quality control, dan assembly.
“Ini pertama kali kami ikut dan ternyata ramai. Kalau posisi staf yang mensyaratkan pendidikan S1, peminatnya lumayan banyak,” kata Ika.
PT JSCorp juga menyediakan sejumlah posisi yang dapat diisi penyandang disabilitas. Bagi pencari kerja yang belum mengikuti job fair, perusahaan turut membuka kesempatan walk-in interview di pabrik setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.
Pemprov Jawa Tengah berharap peningkatan kesempatan kerja dapat sejalan dengan pertumbuhan jumlah angkatan kerja.
Pada Februari 2026, angkatan kerja di Jawa Tengah tercatat mencapai 22,33 juta orang, meningkat sekitar 455 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, realisasi investasi Jawa Tengah pada semester pertama 2026 mencapai Rp59,94 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 213.217 orang.
Masuknya investasi tersebut diharapkan terus mendorong terciptanya lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)