Konten Semarang
Parlemen

Wakil Ketua DPRD Jateng Ingatkan Urgensi Pendidikan Karakter di Era Gempuran AI

Wakil Ketua DPRD Jateng tegaskan urgensi pendidikan karakter pemuda di era AI. Teknologi canggih tak bisa gantikan moral dan integritas.

Wakil Ketua DPRD Jateng Ingatkan Urgensi Pendidikan Karakter di Era Gempuran AI
Wakil Ketua DPRD Jateng Ingatkan Urgensi Pendidikan Karakter di Era Gempuran AI

KONTENSEMARANG.COM - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat telah mengubah banyak aspek kehidupan, mulai dari dunia pendidikan, pekerjaan, hingga cara masyarakat mengakses informasi.

Di tengah transformasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, menilai pendidikan karakter justru menjadi semakin penting untuk dipersiapkan sejak dini.

Menurut Heri, kemajuan teknologi memang membuka berbagai peluang baru dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Namun, kecanggihan teknologi tidak akan mampu menggantikan nilai-nilai dasar yang membentuk kualitas manusia, seperti integritas, tanggung jawab, empati, disiplin dan kemampuan bekerja sama.

Wakil Ketua DPRD Jateng Ingatkan Urgensi Pendidikan Karakter di Era Gempuran AI

“Teknologi bisa membantu manusia menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, tetapi karakter tetap menjadi fondasi utama dalam menentukan bagaimana teknologi digunakan. Karena itu, pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.

Heri mengatakan, perkembangan AI saat ini memungkinkan banyak pekerjaan dilakukan secara otomatis.

Berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan bahkan telah digunakan untuk membantu menulis, menganalisis data, membuat desain, hingga mendukung pengambilan keputusan.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa keunggulan manusia di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kualitas karakter yang tidak dapat digantikan mesin.

“Dunia mungkin akan berubah sangat cepat, tetapi nilai kejujuran, etika, tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama akan tetap dibutuhkan. Justru ketika teknologi semakin maju, karakter manusia menjadi pembeda yang semakin penting,” katanya.

Laporan World Economic Forum (WEF) dalam Future of Jobs Report menunjukkan bahwa selain keterampilan teknologi, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kepemimpinan, ketahanan diri dan kecerdasan sosial menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan di masa depan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya berfokus pada aspek akademik semata.

Dalam hal ini, Heri menilai, pendidikan karakter perlu diperkuat melalui berbagai jalur, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Menurut politikus yang juga akrab disapa Heri Londo itu, pembentukan karakter tidak dapat dibebankan hanya kepada lembaga pendidikan formal karena merupakan proses yang berlangsung sepanjang kehidupan seseorang.

“Sekolah memang memiliki peran penting, tetapi pendidikan karakter juga dibentuk melalui lingkungan keluarga dan interaksi sosial sehari-hari. Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berintegritas,” ungkapnya.

Mnurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan, hoaks, maupun berbagai konten negatif yang beredar di ruang digital.

“AI adalah alat. Yang menentukan manfaat atau mudaratnya tetap manusia. Karena itu, pembangunan karakter harus menjadi prioritas agar teknologi benar-benar digunakan untuk menciptakan kemajuan dan kesejahteraan,” katanya.

Namun begitu, Heri optimistis Indonesia memiliki peluang besar memanfaatkan bonus demografi dan perkembangan teknologi untuk memperkuat daya saing bangsa.

Akan tetapi, lanjut Heri, peluang tersebut hanya dapat diwujudkan apabila generasi mudanya tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

“Pendidikan masa depan tidak cukup hanya menghasilkan generasi yang cerdas. Kita juga harus menyiapkan generasi yang berintegritas, berempati, mampu bekerja sama dan memiliki tanggung jawab sosial. Itulah modal utama menghadapi era kecerdasan buatan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Menampilkan semua halaman artikel.

Artikel Selanjutnya

Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Pentingnya Menyiapkan Generasi Penerus Kepemimpinan Desa
Parlemen • 18 Juli 2026

Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Pentingnya Menyiapkan Generasi Penerus Kepemimpinan Desa

Rekomendasi Redaksi